Pimecava.net

Semua Informasi Tersaji Dengan Baik

Jun

19

Rumah, Tarian, Dan Alat Musik Tradisi Suku Sunda


Pada umumnya rumah tradisionil Sunda ialah satu rumah panggung sama dengan rumah – rumah tradisionil yang lain yang berada di Indonesia. Model rumah panggung ini mempunyai tujuan untuk hindari permasalahan – permasalahan dari lingkungan yang bisa memberikan ancaman penghuninya.

Disaksikan berdasar bentuk atapnya, karena itu rumah tradisionil Sunda terdiri atas beberapa ciri yang lain satu dengan yang lain:

Jolopong (panggilan untuk rumah dengan atap pelana yang betuknya memanjang)
Perahu Kumureb (panggilan untuk rumah dengan bentuk atap perisai “oleh warga sunda, disebutkan perahu kumureb sebab bentuk atap seperti perahu terbalik”).

Julang Ngapak (karena bentuk atapnya seperti sayap burung yang sedang terbang).
Badak Heuay (karena bentuk atapnya seperti seekor badak yang sedang buka mulutnya).
Tagog Anjing (karena bentuk atapnya seperi seekor anjing yang sedang duduk).
Capit Gunting (karena sisi atas atapnya yang sama-sama menyilang berupa gunting).

Tari Jaipongan , Tanah Sunda (Priangan) diketahui memiliki bermacam budaya yang unik serta menarik, Jaipongan salah satu seni budaya yang populer dari wilayah ini. Jaipongan atau Tari Jaipong sebenarnya ialah tarian yang telah modern sebab adalah modifikasi atau peningkatan dari tari tradisionil ciri khas Sunda yaitu Ketok Tilu.Tari Jaipong ini dilakukan dengan iringan musik dan pakaian adat sunda yang ciri khas juga, yakni Degung.

Musik ini ialah kelompok bermacam alat musik seperti Kendang, Go’ong, Saron, Kacapi, dll. Degung dapat dimisalkan ‘Orkestra’ dalam musik Eropa/Amerika. Keunikan dari Tari Jaipong ini adalah musiknya yang menghentak, dimana alat musik kendang terdengar paling mencolok semasa menemani tarian. Tarian ini umumnya dibawakan oleh seorang, berpasangan atau bergerombol. Untuk tarian yang menarik, Jaipong seringkali dipentaskan pada acara-acara selingan, selamatan atau acara pesta pernikahan. Kecuali tari jaipongan, ada pula seniTtari merak serta tari topeng.

Calung
adalah alat musik Sunda yang disebut arketipe dari angklung. Tidak sama dengan angklung yang dimainkan dengan digoyangkan, langkah menabuh calung adalah dengan memukul tangkai (wilahan, bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga suara) pentatonik (da-mi-na-ti-la). Tipe bambu untuk pengerjaan calung umumnya dari awi wulung (bambu hitam), tetapi ada juga yang dibikin dari awi teman (bambu yang berwarna putih).

Angklung
adalah satu alat atau waditra kesenian yang dibuat dari bambu spesial yang diketemukan oleh Bapak Daeng Sutigna seputar tahun 1938. Saat awal pemakaiannya angklung masih hanya kebutuhan kesenian local atau tradisionil

Ketok Tilu
adalah satu tarian pertemanan serta sekaligus juga selingan yang umumnya diadakan pada pesta acara perkawinan, acara selingan penutup pekerjaan atau diselenggrakan dengan cara spesial di satu tempat yang lumayan luas. Pemunculan tari ini di warga tidak ada hubungannya dengan tradisi spesifik atau upacara sakral spesifik tetapi murni untuk atraksi selingan serta pertemanan. Oleh karenanya tari ketok tilu ini banyak disenangi warga khususnya di pedesaan yang jarang-jarang pekerjaan selingan.

Kacapi Suling
salah satu tipe kesenian Sunda yang menggabungkan suara alunan Suling dengan Kacapi (kecapi), iramanya benar-benar merdu yang umumnya disertai oleh mamaos (tembang) Sunda yang membutuhkan cengkok/ alunan tingkat tinggi ciri khas Sunda. Kacapi Suling bertumbuh cepat di wilayah Cianjur dan menebar kepenjuru Parahiangan Jawa Barat serta penjuru dunia.

Leave a Reply